Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penjelasan Penggunaan Alkitab Bahasa Yunani - Indonesia

 

            Angka-angka yang dicetak agak keatas (superscript) menunjuk pada angka aparatus. Angka-angka setiap ayat dalam aparatus dicetak dengan huruf tebal (bold). Cetakan miring dan ditaruh diatas (superscript Italic) itu adalah aparatus segmentis. Teks cetakan tebal adalah kutipan dari PL. Tanda [ ] adalah digunakan untuk mengapit kata atau bagian dari kata-kata dan tidak berpengaruh pada terjemahan. Tanda [[ ]] digunakan untuk mengapit bagian-bagian yang biasanya panjang yang dianggap bukan dari teks yang asli tapi ditambahkan pada waktu penyalinan teks.

Apparatus Tekstual
        Pemilihan bagian-bagian apratus bertujuan untuk menyediakan teks yang memiliki catatan khusus dan yang mengalami penafsiran dan terjemahan khusus yang berbeda dari terjemahan internasional PB.

1. Cara menilai teks berdasarkan bukti yang ada
Huruf A adalah tanda bahwa teks itu adalah asli, huruf B mendekati asli, huruf C panitia sulit menentukan mana teks yang asli, huruf D adalah tanda bahwa teks itu sulit sekali ditemukan keputusan yang pasti.

2.  Pemilihan bukti dari manuskrip, versi dan kutipan dari para bapa gereja
Tujuan untuk kritik aparatus adalah untuk memberikan representatif dari seluruh tradisi atas beberapa teks dan hasilnya adalah sebuah seleksi yang sama sekali baru yang didasarkan pada pengujian tradisi manuskrip Yunani yang dapat diverifikasi. Buktinya adalah tersedianya semua bukti yang meyakinkan dan memenuhi syarat.

3.  Manuskrip-manuskrip teks Yunani
a.  Seleksi
        Semuanya naskah papirus disingkat dengan p. Naskah unsial ditulis dengan huruf yang tebal atau dengan inisial 0. Naskah minuskul tertulis dengan naskah-naskah Arab yang dimasukan dalam kategori I dan II, kategori ke III sekitar 10 manuskrip yang telah dipilih untuk mewakili setiap bagian dari PB.

b. Penyajian manuskrip-manuskrip teks Yunani
        Manuskrip yang terpilih dipilih secara tetap dan bebas dari lacunae (kerusakan ditengah-tengah kata atau kalimat). ditampilkan menurut urutan papirus, unsisl, minuskul, dan leksionari. Simbol-simbol untuk penjelasan manuskrip, versi dan kutipan bapa-bapa gereja diberikan dalam ( ). Perbedaan yang cukup signifikan dejelaskan dalam kurung [ ].

Posting Komentar untuk "Penjelasan Penggunaan Alkitab Bahasa Yunani - Indonesia"