Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Model-Model Utama Khotbah Alkitabiah: Topikal, Tekstual Dan Ekspositori

 

Khotbah Topik

Defenisi Khotbah Topik

Khotbah topik adalah suatu khotbah yang bagian-bagian utamanya diambil dari topiknya atau pokoknya, lepas dari teks. Ini berarti bahwa khotbah topik mulai dengan satu topik atau tema dan bagian-bagian utamanya terdiri dari ide-ide yang terbit dari pokok pembicaraan itu. Khotbah jenis ini tidak memerlukan satu teks senagai dasar pemberitaannya. Ini bukan berarti bahwa pemberitaannya tidak Alkitabiah, namun hanya menunjukkan bahwa ayat firman Tuhan bukanlah sumber khotbah topik. Pada bagian-bagian utama dari pokok khotbah topik harus diambil dari Alkitab.

Contoh Khotbah Topik

Jika kita menentukan contoh khotbah ini, kita harus menentukan kerangka khotbah yang sederhana, kita harus melihat dalam satu konteks saja seperti alasan-alasan mengapa doa kita tidak dijawab, seperti:

a.       Salah meminta, Yak. 4:3,

b.      Dosa dalam hati, Maz. 66:18,

c.       Meragukan firman Allah, Yak. 1:6-7,

d.      Pengulangan yang sia-sia, Mat. 6:7,

e.       Ketidaktaatan kepada firman Tuhan, Ams. 28:9,

f.       Kelakuan yang tak menenggang rasa dalam hubungan perkawinan, I Pet. 3:7.

Macam-Macam Pokok

Alkitab adalah firman Allah yang tertimbun persediaan pokok yang tak habis-habisnya. Dengan menggali firman Tuhan secara terus-menerus, dan tekun maka hamba Tuhan harus memperkaya jiwanya sendiri dengan emas yang mulia dan kebenaran ilahi. Dan setelah itu dia harus bisa membagikan kekayaan rohani yang sangat berharga itu. jika kita membaca Kitab Suci maka kita menemukan tema-tema: pengaruh-pengaruh untuk kebaikan, hal-haal kecil yang dipakai Allah, perbuatan-perbuatan bodoh umat Allah, berkat yang datang dari penderitaan, akibat ketidakpercayaan, kemutlakan ialahi yang membentuk watak, perintah-perintah Kristus dan sebagainya.

Prinsip-Prinsip Dasar Untuk Persiapan Kerangka Khotbah Topik

a.       Harus menurut susunan logika atau kronologi,

b.      Bagian-bagian utama boleh merupakan analisa pokok,

c.       Bagian-bagian utama dapat mengemukakan berbagai bukti mengenai pokok itu,

d.      Bagian-bagian utama boleh menguraikan pokok dengan jalan perbandingan atau pertentangan,

e.    Bagian-bagian utama dapat dinyatakan dengan kata atau ungkapan Alkitab tertentu yang diulangi sepanjang kerangka itu,

f.       Bagian-bagian utama dapat ditunjang oleh kata atau ungkapan alkitab yang identic,

g.  Bagian-bagian utama bisa juga terdiri atas penyelidikan kata dengan menunjukkan aneka arti sebuah kata atau kata-kata tertentu dalam Alkitab,

h.  Bagian-bagian utama seharusnya tidak ditopang dengan ayat-ayat bukti yang tafsirannya tidak sesuai dengan konteksnya.

Khotbah Tekstual

Defenisi Khotbah Kontekstual

Khotbah kontekstual adalah suatu bagian yang bagian-bagian utamanya diperoleh dari satu teks yang terdiri atas suatu bagian Alkitab yang pendek, setiap bagian ini dipakai sebagai suatu garis saran dan teks memberikan khotbah itu. kadang-kadanga teks itu sangat penting dan padat sehingga mendapatkan banyak kebenaran yang dipakai untuk menguraikan pikiran yang terdapat dalam kerangka.

Contoh-Contoh Kerangka Khotbah Tekstual

Contoh yang pertama dapat kita ambil dari Ezra 7:10, dengan ayat ini dapat kita buat kerangkanya sebagai berikut:

a.   Hatinay ditetapkan untuk mengetahui firman Allah, Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat Tuhan,

b.      Hatinya ditetapkan untuk taat kepada firman Tuhan, “dan melakukannya”,

c.   Hatinay ditetapkan utnuk mengajarkan firman Allah, “serta mengajar ketetapan dan peraturan diantara orang Isral”.

Contoh yang kedua dapat kita ambil di kitab Yesaya 55:7 berbunyi “baiklah orang fasik meninggalkan jalannnya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya, baiklah ia kembali kepada Tuhan, maka Dia akan mengasihinya, dam kepada Allah kita, sebab Ia memberikan pengampunan dengan limpahnya”.

Prinsip-Prinsip Dasar Persiapan Kerangka Tekstual

1.      Harus berpusat pada pikiran atau teks utamanya,

2.      Terdiri dari kebenaran yang disarankan oleh teks,

3.      Hanya satu pokok yang harus dikembangkan, walaupun dalam satu teks terdapat banyak tema,

4.      Harus disusun dengan urutan logika dan kronologi (sistematis),

5.      Setiap bagian utama harus memiliki sub-sub tema,

6.      Diselidiki dengan baik dan dihubungkan dengan teks,

7.      Harus berisi teks perbandingan,

8.      Dua atau tiga ayat dari pasal atau kitab yang lain namun harus dapat disatukan.

Khotbah Ekspositori

Defenisi Khotbah Ekspositori

Khotbah ekspositori adalah bentuk amanat mimbar yang paling efektif dari semua jenis khotbah, khotbah jenis ini menghasilkan jemaat yang paham akan ajaran Alkitab, dengan mengupas bagian Kitab Suci. Khotbah ekspositori adalah suatu khotbah diaman suatu bagian Alkitab yang pendek tapi panjang diartikan dalam hubungan dengan satu tema atau pokok, bagian terbesar dari materi khotbah diambil langsung dari nats Alkitab dan kerangkanya terdiri dari serangkaian ide yang diuraikan secara bertahap dan akan berpangkal pada satu ide utama.

Perbedaan Khotbah Tekstual Dan Khotbah Ekspositori

Khotbah tekstual adalah jenis khotbah yang bagian utamanya diambil dari teks Alkitab yang pendek dan diikuti oleh saran dan pikiran oleh pengkhotbah dalam mengembangkan bagian utamanya yang logis. Khotbah ekspositori adalah jenis khotbah yang ayat Alkitabnya cukup panjang, diambil seluruh bagian-bagian tambahannya dari ayat-ayat yang lainnya sehingga dapat diuraikan dengan baik.

Contoh Kerangka Khotbah Ekspositori

Kita dapat mengambil contoh khotbah ini di Surat Efesus 6:10-18, kerangkanya seperti berikut: Tema: “Pertarungan Iman Ynag Baik”

a.       Semangat juang orang Kristen, ay 10-13,

b.      Perlengkapaan orang Kristen, ay 14-17,

c.       Kehidupan orang Kristen, ay 18.

a.       Contoh yang kedua dapat kita ambil di Kitab Keluaran 14:1-14, kerangkanya sebagai berikut:

a.       Kadang-kadang Allah menuntun kita kedalam “keadaan kehabisan akal”, ay 1-4a,

b.      Allah menguji kita dalam “keadaan kehabisan akal” ay 4b-9,

c.       Kadang-kadang kita mengecewakan Tuhan dalam “keadaan kehabisan akal” ay10-12,

d.      Allah bertindak karena kita dalam “keadaan kehabisan akal”, ay 13-14.

Prinsip-Prinsip Dasar Persiapan Khotbah Ekspositori

a.       Bagian Alkitab harus diselidiki di pelajari supaya diketahui pokok pembahasannya,

b.      Kata-kata yang penuh arti menjadi petunjuk dalam membentuk tema utamanya,

c.       Susunan khotbah yang dibuat harus sesuai dengan susunan dalam teks Alkitab,

d.      Kebanaran yang penting dalam teks menjadi tema utama dalam khotbah,

e.       Dua atau tiga ayat dapat disatukan untuk menjadi dasar khotbah ekpositori,

f.       Menggunakan metode pendekatan berganda,

g.      Perhatikan konteks unit ekspositori,

h.      Memeriksa latar belakang masalah sejarah dan kebudayaan nas,

i.        Seluk-beluk harus digarap dengan tuntas,

j.        Kebenaran yang ada dalam teks harus dihubungkan dengan masa sekarang.

Posting Komentar untuk "Model-Model Utama Khotbah Alkitabiah: Topikal, Tekstual Dan Ekspositori"