Pemimpin Gereja Yang Berhasil Mengarahkan Tim Pelayan
Hampir setiap gereja memiliki seseorang yang
menduduki posisi kepemimpinan, terutama dengan gelar Gembala Sidang. Akan
tetapi, gereja-gereja yang sangat efektif telah belajar untuk membedakan antara
memiliki seseorang dengan posisi kepemimpinan dan mempunyai seorang yang
memegang pimpinan. Untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif, orang harus
terpanggil oleh Allah untuk memimpin, memiliki watak seorang hamba Allah, dan
menunjukkan sejumlah kemampuan memimpinnya dengan memotivasi, dan mengumpulkan
sumber-sumber serta mengarahkan orang banyak untuk bersama-sama mencapai visi
dari Allah yang sama dengan visi mereka. Dengan kata lain memfokuskan perhatian
pada inti kepemimpinan yang utama seperti, menyampaikan visi tersebut, memecahkan
masalah secara kreatif, membuat perencanaan jangka panjang, melakukan
kaderisasi kepemimpinan untuk masa selanjutnya, mengevaluasi pelayanan dan
kesempatan yang ada.
Adapun empat cara yang membuat suatu gereja
tertarik dan menempatkan seorang pemimpin sejati sebagai gembala sidang mereka:
1. Pernah memperkerjakan pemimpin-pemimpin yang
hebat, yaitu beberapa gereja yang sangat efektif mempunyai pemimpin yang hebat
karena dalam perjalanan sejarah gereja tersebut seorang pemimpin sejati pernah
memangku pekerjaan gembala sidang.
2. Berhasil dalam mempekerjakan seorang pemimpin
sejati
3. Surat mandat yang kuat dan kemampuan mengajar
dari calon gembala sida
4. Gereja sangat membutuhkan seorang Gembala Sidang
baru
Selain itu, ada beberapa cara untuk mendudukkan para pemimpin
menuju keberhasilan yaitu:
a. Tanggung jawab pemimpin atau gembala sidang
terfokus dan dibatasi
b. Pemimpin atau gembala sidang merupakan pendorong
utama terjadinya perubahan dalam jemaat
c. Pemimpin atau gembala sidang tidak
diikutsertakan dalam sebagian besar keputusan yang dibuat gereja
Jemaat-jemaat yang tidak efektif sering kali
dibuat lumpuh oleh para gembala sidang yang tetap memegang kuasa atas hamper
semua keputusan. Perilaku ini menandakan kegagalan mereka untuk menguasai salah
satu kunci utama kepemimpinan, yaitu pendelegasian atau penyerahan tugas.
Adapun faktor utama pendelegasian berjalan lancar pada gereja-gereja yang
sangat efektif yaitu:
1. Pemimpin atau gembala sidang mengetahui bahwa
semua keputusan perlu diurutkan menurut kepentingan pribadi atau orang lain.
2. Pemimpin atau gembala sidang menyadari bahwa
pengaturan waktu yang tepat merupakan faktor penting dalam pelayanan yang efektif.
3. Pendelegasian cocok bagi gereja-gereja ini
karena mereka memiliki kesatuan rekan-rekan pemimpin yang kompeten, terlatih
baik, serta memenuhi syarat
Salah satu unsur kepemimpinan yang paling
mengesankan dan penting pada gereja-gereja yang sangat efektif adalah bahwa
sebagian besar pemimpinnya berasal dari kaum awam. Hal ini terdapat salah satu
ciri gembala sidang yang efektif, mereka mengabdikan dirinya sendiri bagi
kehidupan jemaat, yang sesungguhnya adalah pemimpin-pemimpin dan sangat
mendambakan kesempatan untuk melayani Allah dan umat-Nya melalui kepemimpinan.
Ciri lain dari gereja-gereja yang sangat efektif yaitu mereka terus mencari
tambahan pemimpin.
Gereja-gereja yang efektif juga belajar bahwa
seorang pemimpin tunggal tidak dapat memberikan semua unsur kepemimpinan yang
dituntut oleh sebuah gereja. Adapun gereja dapat maju dengan pesat disebabkan
oleh terciptanya tim kepemimpinan yang terorganisir, yang tanggap terhadap
visi, nilai-nilai dan strategi pelayanan gereja. Tim-tim kepemimpinan akan
paling efektif bilaman tim itu dibentuk sebagai jawaban atas adanya komitmen
bersama untuk mencapai hasil tertentu yang telah mereka sepakati bersama.
Sering kali tim kepemimpinan gereja dibentuk berdasarkan persahabatan yang
sudah ada sebelumnya, kemudahan yang sudah direncanakan, atau kebijaksanaan
gereja.
Dari penjelasan
diatas dijelaskan bahwa kepemimpinan dalam gereja-gereja yang efektif
adalah gereja-gereja dapat mengganti (mengimbangi) ketiadaan kepemimpinan yang
baik bukan hanya mengatasi banyak kekurangan dalam pelayanan dan organisasi
gereja.

Posting Komentar untuk "Pemimpin Gereja Yang Berhasil Mengarahkan Tim Pelayan"