Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Model-Model Utama Khotbah Alkitabiah: Tehnik Penyusunan Khotbah, Pendahuluan Dan Proposisi

  

Tehnik Penyusunan Khotbah

Struktur Homiletika

a.       Judul,

b.      Teks,

c.       Pendahuluan (ada beberapa bagian),

d.      Proposisi,

e.       Kalimat tanya,

f.       Kalimat peralihan (ada beberapa bagian),

g.      Kesimpulan. 

Judul

Judul adalah penghias pokok. Ada beberapa prinsip dalam mempersiapkan judul khotbah, sebagai berikut:

a.       Judul harus berhubungan dengan teks atau berita,

b.      Judulnya harus menarik,

c.       Judulnya harus sesuai dengan martabat mimbar,

d.      Judul harus singkat,

e.       Judul juga boleh diungkapan dalam bentuk penegasan, pertanyaan atau seruan,

f.       Judul juga boleh sebagai ungkapan yang diikuti oleh pertanyaan,

g.      Judul juga boleh berbentuk pokok yang majemuk,

h.      Judul juga terdiri atas kutipan singkat sebuah nats Alkitab.

Pendahuluan

Defenisi Pendahuluan

Pendahuluan adalah suatu proses dimana pengkhotbah berusaha mempersiapkan pikiran dan mendapatkan perhatian para pendengar terhadap berita yang hendak diwartakan.

Maksud Tujuan Pendahuluan

a.       Untuk mendapatkan kemauan baik pra pendengar,

b.      Untuk membangkaitkan minat terhadap temanya,

Prinsip-Prinsip Bagi Persiapan Pendahuluan

a.       Harus singkat,

b.      Harus menarik,

c.       Harus menuntun pada gagasan utama atau tujuan khotbah.

Proposisi

Defenisi Proposisi

Proposisi adalah suatu pernyataan sederhana mengenai pokok yang dikemukakan pengkhotbah untuk didiskusikan, diperluas, dibuktikan, atau dijelaskan dalam khotbahnya, dengan kata lain, proposisi adalah suatu pernyataan mengenai pelajaran rohani utama khotbah atau kebenaran kekal dalam khotbah yang dipersingkat menjadi satu kalimat pernyataan.

Pentingnya Proposisi

a.       Proposisi adalah dasar seluruh sturktur atau rangkaian khotbah,

b.      Proposisi menunjukkan dengan jelas arah khotbah kepada jemaat.

Proses Pengembangan Proposisi

a.       Penelitian exegetika lengkap tentang nas,

b.      Perumusan ide dalam nas yang telah di exegetika,

c.       Penemuan satu kebenaran utama yang disarankan nas,

d.      Pernyataan proposisi dalam bentuk kalimat yang ringkas dan tegas,

Prisip-Prinsip Perumusan Proposisi

a.       Proposisi haruslah suatu pernyataan yang mengungkapakan satu ide utama dari khotbah dalam satu kalimat yang sempurna,

b.      Proposisi haruslah suatu kalimat yang menyatakan sesuatu (yang bertujuan dan berarti),

c.       Proposisi haruslah suatu kebenaran yang kekal,

d.      Proposisi harus dinyatakan dengan sederhana dan jelas,

e.       Proposisi haruslah menyatakan suatu kebenaran yang sangat penting,

f.       Proposisi haruslah sesuatu yang khusus,

g.      Proposisi haruslah disampaikan dengan singkat dan mudah dipahami,

Cara Menghubungkan Propisisi Dengan Bagian-Bagian Utama Yaitu: biasanya kalimat-kalimat Penghubung disini yang digunakan adalah:kalimat tanya contohnya: mengapa, bagaimana, apa, bilamana, dan kemana dan sebagainya.

Bagian-Bagian Dalam Berkhotbah

Yang dimaksud dengan bagian-bagian adalah bagian utama dari khobah yang teratur atau sistematis dan dapat dipahami.

Nilai Bagian-Bagian Bagi Pengkhotbah

a.       Bagian-Bagian Membantu Kejelasan Pikiran,

b.      Bagian-Bagian Membantu Kesatuan Pikiran,

c.       Bagian-Bagian Membantu Pengkhotbah Dalam Menguraikan Suatu Pokok Dengan Baik,

d.      Bagian-bagian memungkinkan pengkhotbah mengingat butir-butir utama khotbahnya,

Nilai Bagian-Bagian Bagi Jemaat

a.       Pembagian membuat butir-butir utama khotbah itu jelas,

b.      Pembagian menolong ingatan pendengar untuk mengingat hal-hal penting dari khotbah,

Prinsip-Prinsip Persiapan Bagian-Bagian Utama

a.       Harus timbul dari proposisi,

b.      Harus berbeda dengan yang lainnya,

c.       Harus diatur agar bergerak maju secara bertahap,

d.      Harus membicarakan secara mendalam,

e.       Setiap bagian harus berisi satu ide utama,

f.       Harus jelas dann mudah dipahami oleh pendengar,

g.      Harus sesedikit mungkin,

h.      Harus beraneka ragam cara dari minggu keminggu,

i.        Harus disusun sejajar,

Posting Komentar untuk "Model-Model Utama Khotbah Alkitabiah: Tehnik Penyusunan Khotbah, Pendahuluan Dan Proposisi"