Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Model-Model Utama Khotbah Alkitabiah: Diskusi, Penerapan Dan Kesimpulan

 

Diskusi

Diskusi adalah pembentangan ide-ide yang terdapat dalam bagian-bagian itu. mengembangkan atau memperluas kerangka khotbah sehingga menghasilkan suatu berita khotbah yang hidup dan lengkap dan mencapai suatu sasaran dalam pikiran pendengar.

Sifat-Sifat Diskusi

a.       Kesatuan,

b.      Perimbangan,

c.       Gerak maju,

d.      Keringkasan,

e.       Kejelasan,

f.       Daya hidup,

g.      Kesembaragaman,

Sumber-Sumbar Bahan Untuk Diskusi

a.       Alkitab sebagai firman Allah,

b.      Kepustakaan yang laainnya,

c.       Pengalaman, pengamatan terhadap dunia disekitar kita,

d.      Daya khayal,

Proses Retoris Dalam Mengembangkan Kerangka Khotbah

a.  Penjelasan (konteks, kalimat yang sulit, pengunaan hukum bahasa, latar belakang sejarah dan kebudayaan),

b.      Argumentasi (penalaran yang logis, kesaksian, urutan yang logis dalam khotbah),

c.       Kutipan-kutipan (ayat-ayat Alkitab, ungkapan yang singkat dan tegas, puisi), 

Lukisan-Lukisan

Melukiskan adalah menjelaskan dengan menggunakan suatu contoh atau cara untuk memberi keterangan tentang suatu khotbah dengan menggunakan contoh, seperti: perumpamaan, kiasan, ibarat, pengalama dan sejarah dan sebagainya.

Nilai Lukisan

a.       Lukisan memberi kejelasan pada khotbah,

b.      Lukisan membuat khotbah menarik,

c.       Lukisan membuat kebenaran itu hidup,

d.      Lukisan menegaskan kebenaran,

Prinsip-Prinsip Yang Harus Diperhatikan Dalam Penggunaan Lukisan

a.       Gunakanlah lukisan-luksian yang cocok,

b.      Pastikanlah bahwa lukisan itu jelas,

c.       Gunakan lukisan-lukisan yang dapat dipercaya,

d.      Sebutkan fakta-fakta lukisan itu dengan tepat,

e.       Pada umumnya, gunakanlah lukisan-lukisan yang agak singkat,

Penerapan

Defenisi penerapan

Penerapan adalah salah satu unsur yang paling penting dalam khotbah, dengan proses retoris ini tuntutan-tuntuan firman Allah dipusatkan kepada individu agar dia dapat memberi tanggapan yang baik kepada pesan khotbah. Penerapan adalah sebagai proses retoris yang menyampaikan kebenaran baik secara umum maupun secara pribadi dan meyakinkannya dapat menerima.

Persyaratan Untuk Penerapan Yang Efektif

a.       Penting sekali bahwa pengkhotbah itu seorang yang hidup dekat dengan Allah,

b.      Agar pendeta berhasil menghubungkan Alkitab kepada masa kini, dia harus berpendidikan yang baik,

c.       Persyaratan yang lain yang harus dipenuhi oelh pengkhotbah jika ia mau menerapkan kebenaran yang efektif, ialah pengertian mengenai sifat manusia,

d.      Agar dapat menghubungkan kebenaran rohani Alkitab dengan problem atau keadaan jemaat,

e.       Menyampaikan firman Tuhan dengan wajar tidak dibuat-buat,

f.       Pengkhotbah harus selalu mengendalkan Roh Allah.

Prinsip-Prinsip Untuk Menjadikan Kebenaran Alkitab Relevan

a.       Khotbah harus berhubungan dengan masalah-masalah umat Tuhan,

b.      Gunakanlah daya khayalan dengan baik dan bijaksana seperti para tokoh Alkitab,

c.   Bertitakanlah firman sesuai dengan kebenaran dalam konteksnya dan sesuai dengan kebutuhan jemaat,

d.      Ambillah prinsip-prinsip dari teks yang berguna untuk segala waktu,

e.       Pastikanlah bahwa setiap penerapan itu adalah kebenaran yang sesungguhnya,

f.       Penerapan yang khusus dan tegas,

g.      Mendorong para pendengar dalam motivasi yang benar,

h.      Hubungan kebenaran dengan zaman,

Tema-Tema Penting Pengkhotbah Interpretif

a.       Injil

b.      Penginjilan,

c.       Nubuat.

Kesimpulan

Defenisi Kesimpulan

Kesimpulan adalah klimaks seluruh khotbah, dimana satu-satunya tujuan pengkhotbah mencapai sasaran dalam bentuk kesan yang sangat kuat. Kesimpulan adalah akhir dari segala sesuatu dari khotbah yang telah disampaikan sebelumnya dan dipusatkan dalam kekuatan dan intensitas untuk menghasilkan dampak yang hidup pada jemaat. Jika kesimpulan kurang baik atau penyampaiannya kurang baik maka akan merusak seluruh isi khotbah yang sebelumnya.

Bentuk-Bentuk Kesimpulan

a.       Ikhtisar, mengulangi kembali gagasan utama dari isis khotbah yang telah disampaikan,

b.      Lukisan, suatu klimaks khotbah yang disampaikan secara efektif,

c.       Penerapan atau himbauan,

d.      Motivasi,

Prinsip-Prinsip Untuk Persiapan Kesimpulan

a.       Harus singkat,

b.      Harus sederhana,

c.       Kata-kata kesimpulan haruslah dipilih dengan teliti dan bijaksana,

Pengulangan Ringkasan

Langkah-Langkah Dasar Dalam Mempersiapkan Kerangka Khotbah:

a.       Memilih nas,

b.      Mempelajari dan menafsirkan suatu nas dengan seksama,

c.       Menemukan tujuan utama suatu nas,

d.      Susunan kerangka khotbah,

e.       Mengisi kerangka khotbah,

f.       Mempersiapkan judul, pendahuluan dan kesimpulan,

g.      Sikap bergantung pada doa kepada Roh Allah.

Posting Komentar untuk "Model-Model Utama Khotbah Alkitabiah: Diskusi, Penerapan Dan Kesimpulan"