Kitab-Kitab Apokripa Perjanjian Lama Dan Alasan Tidak Masuk Kanon Alkitab
Mengapa Kitab Apokripa Tidak Dimasukan Kanon?
Sebelum saya menjawab Mengapa Kitab Apokripa Tidak
Dimasukan Kanon? kita harus ketahui dulu kapan kitab-kitab Apokripa ini
ditulis, maka nanti akan jelas jawabannya.
Kitab-Kitab Apokripa Perjanjian lama dan Tahun Penulisannya
1.
Kebijaksanaan Salomo (kira-kira
tahun 30 sM)
2.
Eklesiastikus (Sirakh) (132 sM)
3.
Tobit (kira-kira tahun 200 sM)
4.
Yudit (kira-kira tahun 150 sM)
5.
1 Esdras (kira-kira 150-100 sM
6.
2 Esdras (kira-kira tahun 100 sM)
7.
1 Makabe (kira-kira tahun 110 sM)
8.
2 Makabe (kira-kira 110-70 sM)
9.
Barukh (kira-kira 150-50 sM)
10.
Surat Nabi Yeremia (300-100 sM
11.
Tambahan pada Ester (140-130 sM)
12.
Doa Azaria (abad kedua atau pertama
sM) (Kidung Tiga Pemuda)
13.
Susana (abad kedua atau pertama sM)
14.
Dewa Bel dan Naga (kira-kira 100 sM)
15.
Doa Manasye (abad ke 2 atau ke 1 sM)
JAWABAN
1.
Tidak digunakan oleh Tuhan Yesus
Kristus,
2.
Tidak pernah dipakai sebagai nats
Alkitab (dikutip),
3.
Bapa-bapa gereja melihat adanya satu
perbedaan,
4.
Tulisan-tulisan Apokrip dinyatakan
tidak mempunyai kuasa hingga abad ke16,
5. Mengandung banyak hal yang tidak
tepat, karena isinya banyak mengutip puisi
dari kitab milik bangsa yang tidak percaya Allah Yahweh,
6. Banyak Bapa Gereja
awal termasuk Origen, Cyril dari Yerusalem, Atanasius. dan Bapa-Bapa gereja
penting sebelum Agustinus dengan jelas menolak Apokripa. Mereka berkata bahwa
kitab itu bukan sebagai kitab yang diwahyukan Allah,
7. Tidak ada sinode
atau kanon yang mencantumkan kitab-kitab apokripa dalam 4 abad pertama gereja,
8. Saat reformasi
(1517) beberapa sarjana Katolik Roma termasuk Kardinal Cajetan yang bertolak belakang
dengan Luther tidak menerima kitab-kitab Apokripa sebagai bagian Perjanjian
Lama,
9.
Ketidakseragaman
pemakaian kitab-kitab apokripa tahun demi tahun,
10.
Trent tidak
konsisten karena hanya menerima 11 dari 14 kitab apokripa. Mereka menolak Doa
Manasse, 1 Esdras (3 Edras), dan 2 Esdras (4 Esdras) yang mengandung ayat-ayat
yang kuat menentang doa untuk orang mati dan menerima buku-buku yang
mendukung doa untuk orang mati (1 Makabe 12:45(46)).
Pengakuan Westminster (Westminster Confession 1643) yang ditulis oleh kalangan pemimpin-pemimpin Protestan menyatakan bahwa "buku-buku yang umumnya disebut Apokripa yang tidak terjadi oleh inspirasi yang ilahi, tidak termasuk buku yang murni Alkitabiah, dan karena itu tak mempunyai kuasa otoritas dari Gereja Allah ataupun yang dapat diterima ataupun dipakai sebagai buku yang absah murni dari Allah; kecuali hanya sebagai buku-buku biasa yang ditulis oleh seorang manusia".
Posting Komentar untuk "Kitab-Kitab Apokripa Perjanjian Lama Dan Alasan Tidak Masuk Kanon Alkitab"