Pengantar Ringkas Kitab Nabi-Nabi Perjanjian Lama
NABI YUNUS
Sebenarnya tema utama dari kitab ini adalah kisah Yunus sang nabi, bukan pertobatan Niniwe atau nasionalisme sempit Israel. Tuhan memberikan suatu misi kepada Yunus untuk mengutus dia dan menuaikan tugasnya. Nabi Yunus adalah seorang nabi yang ada pada masa peralihan, dari model pra-klasik dari nabi Elia dan Elisa hingga sampai nabi Amos, Hosea, Mikha, dan Yesaya. Nabi-nabi pra-klasik menyampaikan pesan Tuhan kepada raja-raja dan istana tetapi nabi-nabi klasik menyampaikan pesan Tuhan kepada semua lapisan masyarakat. Kitab Yunus juga mewakili kitab para nabi yang mendahului nabi Amos, hingga memberikan contoh tentang Yahweh yang berdaulat atas nabi dan pesannya, dan meletakkan sebilah papan untuk beralih dari zaman nubuat praklasik ke zaman pra-klasik. Kitab Yunus dan II Raja-raja 14:25menjelaskan Yunis sebagai anak amitai dan berasal dari Gat-Hefer, sebuah kota kecil di bawah Galilea sebelah timur laut Nazaret di daerah suku kuno Zebulon. Pemakaian kitab Yunus oleh Tuhan Yesus (Mat. 12:39-41, Luk. 11:29-30) rujukan-Nya kepada pertobatan orang Niniwe dan pada ratu dari selatan dan keberadaannya diuji dalam kebenarannya dalam I Raja-raja 10:1-10, semua ini tentu saja bahwa keyakinan Yesus bahwa Yunus adalah seorang nabi atau tokoh sejarah.
NABI AMOS
Amos berasal dari kota kecil Tekoa sekitar enam mil sebelah selatan Betlehem di daerah perbukitan Yudea. Amos memulai tugasnya dengan pesan hukuman. Dan dia juga adalah salah seorang saksi dari belas kasihan dan anugerah Yahweh. Amos mempunyai penglihatan tentang Tuhan yang berdiri dekat mezbah, yang mungkin merupakan mezbah Bait Suci di Yerusalem, namun tidak banyak bukti yang ada dalam kitab Amos bahwa ia seorang pejabat kultus atau nabi yang berhubungan dengan kultus di Yerusalem. Sekitar setengah dari kitab Amos ini terdiri dari pidato-pidato melawan bangsa-bangsa, serta lima penglihatan, sangatlah mungkin bahwa pada saat itu amos menegaskan pesan tentang pemulihan yang sangat tepat ditengah-tengah malapetaka serta menguatkan bangsa Israel. dalam kitab Amos ini sangan banyak kritis dan kurang memperhatikan tema yang sintesis dan sebaliknya telah menekankan sifat dan kriteria yang merupakan pendekatan logis untuk mengerti kitab para nabi dan juga kitab Amos ini. Dalam tiap penglihatan yang dinyatakan Tuhan kepada Amos, yang kepadanya Tuhan meramalkan bencana yang akan terjadi, sebenarnya Amos memohon belas kasihan kepada Tuhan atas bangsa Israel agar Tuhan tidak jadi menghukum bangsa Israel tersebut.
NABI HOSEA
Nabi Hosea adalah salah satu nabi yang kehidupannya begitu dilema, sulit dan traumatis pada zaman Israel kuno. Dia memiliki kasih yang sangat besar untuk bangsanya. Dia dalam menghadapi krisis pribadi dan nasional, namun dia menyadari dari mana kekuatannya hanya dari Tuhan, Tuhan selalu mengenggam orang yang tekun kepada-Nya dan memberikan keberanian kepada Hosea untuk merebut tembok-tembok masyarakat yang rusak, memberitahukan hukuman Allah dan menuntuk perdamaian antar Allah dan bangsa Israel. dalam kitab Hosea ini memberikan bukti secara internal, bahwa Hosea iniberasala dari kerajaan Utara dan mungkin dia berasal dari suku Benyamin. Pelayanan nabi Hosea mungkin terbentang sedikitnya selamaa tiga decade, mungkin sekitar 752 hingga 724 SM dari tahun akhir raja Yerobeam II hingga tahun terakhir kerajaan Israel. Tidak ada nabi yang mengambil resiko yang lebih besar dari pada nabi Hosea ini, akan tetapi semua masalah-masalah ataupun resiko yang telah dialami oleh Hosea ini adalah sarana untuk di terus mendekat kepada Tuhan sumber kekuatannya. Dalam kitab in tidak dijelaskaan apa sebenarnya pekerjaan Hosea ini, walapun dia tahu para petani dan para tukang roti, namun berdasarka sejarah dan politik, mungkin Hosea ini bukan rakyat biasa mungkin dia adalah warga kelas menengah atau kelas atas. Nabi Hosea inisangat taat kepada Tuhan, dan dia juga berani untuk memerintah atau menyampaikan pesan Tuhan, dan memiliki kasih yang besar kepada bangsanya sendiri.
NABI MIKHA
Mikha adalah nabi yang menempati konstelasi pada abad ke-8 dan nabi yang ternama dan terkenal pada saat itu. keringkasannya ditandai oleh pengertian yang mendalam tentang gerakan-gerakan sosial, agama dan politik pada abad ke-8. Mikha tidak lebih cerdas dan fasih lidahnya dibandingkan dengan Yesaya dan nabi yang lainnya. Kuasa amanatnya dan daya Tarik keberaniannya dibuktikan dan ditunjang oleh perhatian pribadinya dalam pesan yang pernah diumumkannya. Mikha tidak mengisahkan panggilannya menjadi seorang nabi, hanya berbagai pengalaman dalam melaksanakan tugas yang mengagumkan. Mikha berasal dari kota kecil Moresyet-Gat di Syefela, tampaknya dia seorang petani atau pengrajin kecil. Dia berbicara kepada keturunan Yakub, dan para kepala dan pemimpin bangsa Israel, dan dia sering terfokus pada kerajaan Utara dan Yehuda. Mikha begitu berani dan percaya diri dalam menyatakan kesalahan, mengarahkan para pemimpin sipil dan agama Yehuda dan dia tidak di butakan atau dipengaruhi oleh dosa-dosa yang diperbuat pada saat itu.
NABI YESAYA
Yesaya adalah nabi yang tertinggi, diantara para nabi klasik dialah yang menjadi lebih bintang cemerlang pada konstelasi pada abad yang kedelapan, yang membumbung tinggi seperti rajawali dalam kesusasteraan dan jasa teologinya. Sabda-sabdanya mengandung suatu tindakan-tindakan yang hebat dan amanatnya adalah suatu perkataan penghiburan dan perkataan teguran. Bidang visi nubuatnya sangat luas hingga ke zaman Mesias, ketika pengharapan dan tujuan Israel tergenapi dalam Kristus. Pelayanan Yesaya pada zaman pemerintahan Uzia, Yotam, Ahas dan Hizkia. Nabi Yesaya menyadari dia adalah orang berdosa, namun Tuhan mau menguduskan bibirnya sehingga dia dipakai oleh Tuhan (Yes. 6:5).
NABI ZEFANYA
Jika kita melihat profilnya Zefanya sangat minim, arti namanya adalah Tuhan telah menyembunyikan. Bukti pelayanan Zefanya menunjuk pada zaman sebelum reformasi Yosia, mungkin pada awal pemerintahan Yosia. Zefanya mungkin banyak berpengaruh pada perubahan-perubahan yang terjadi dalam pemikiran Yosia. Hari Tuhan menurut Zefanya adalah suatu penghukuman terhadap Yehuda dan berbagai bangsa yang ada dimuka bumi ini. Dalam pelayanan Zefanya dia berhadapan dengan bangsa-bangsa yang mengalami kemorosotan moralyang timbul dari pemerintahan Manasye. Pertobatan adalah satu-satunya cara untuk menghindari bencana dan ini merupakan engsel dari pintu yang mungkin dan tidak mungkin terbuka.
NABI HAKUK
Habakuk adalah seorang nabi yang memusatkan perhatiannya pada peralihan dan kekuasaan Asyur ke Babilinia atas Yehuda. Para nabi yang lainnya telah berbica tentang tuntutan-tuntutan Allah kepada Abangsa Israel, tetapi nabi Habakuk berbicara kepada Allah tentang dilema Yehuda. Demikian nabi Habakuk adalah nabi peralihan karena ia memusatkan perhatian pada peruntungan politik didunianya yang sedang berubah-ubah, peralihan Neo-Asyur ke Neo-Babel. Dia bermeditasi dan berbicara kepada Allah tentang Yehuda. Nabi Habakuk telah berhasil melakukan penyelidikan terhadap Allah, dan telah menawarkan petunjuk yang pertama bahwa masa depan memuat suatu tugas yang tak dapat dilakukan oleh nubuat.
NABI YEREMIA
Pelayanan nabi Yeremia sangat luas sampai ke Yehuda, negeri asalnya dan kepada bangsa-bangsa. Yeremia lebih menonjol diantara para nabi yang lainnya karena dia diangkat oleh Tuhan sebagai nabi bagi bangsa-bangsa (Yer. 1:5, 10). Ia berasal dari kota kecil Anatot sekitar tiga mil dari laut Yerusalem. Keluarga Yeremia mungkin keturunan keluarga Abiatar, imam besar Daud, yang dipecat oleh Salomo dan dibuang ke Anatot (I Raj. 2:266-27). Nabi Yeremia memiliki kepribadian yang bersifat mawas dri dan dipenuhi keyakinan bahwa kehendak Allah tidak dapat ditahan oleh siapapun.
NABI NAHUM
Nabi Nahum ini adalah seorang Elkosh, tapi tempat Elkoshnya tidak terlalu jelas. Namun, ada tiga stempat telah disarankan oleh para tokoh, pertama Al-Kish yang modern suatu kota yang berada disebelah utara kota Niniwe yang kuno, okasi yang kedua Halkesei atau Elkese di Galilea, yang ketiga bagian selatan daerah Yehuda. Tidak banyak suara dari antara para nabi yang ada pada zaman pembuangan yang telah menggema pertahanan ilahi seperti Nahum. Nabi Nahum memberikan suatu nubuat dan dia begitu percaya bahwa nubuat yang diberikannya itu akan terjadi.
NABI YEHEZKIEL
Tidak ada kepastian bahwa Yehezkiel pernah berfungsi sebagai imam dalam Bait Suci di Yerusalem, namun pengetahuannya tentang kurban sangat baik. Yehezkiel adalah seorang nabi, dia tinggal di negeri orang Kasdim di tepi sungai Kebar, dia menganggap dirinya sama dengan orang buangan pada saat itu (1:1). Dan ia melanjutkan mengatakan bahwa ia adalah seorang imam (1:3). Mungkin sebelum pembuangan Yehezkiel telah melatih keimamannya dan mempersiapkan pendidikannnya tentang Hukum Taurat dan Bait Suci.
NABI OBAJA
Informasi tentang nabi ini sama sekali tidak ada, namun arti namanya adalah “hamba Yahweh”. Talmud Babilonia mengenal dia sebagai pengurus kekayaan raja Ahab yaitu seorang penyembah yang taat pada Yahweh (I Raj. 18). Obaja menulis nubuat-nubuatnya sebagai suatu reaksi terhadap pendekatan orang-orang Edom yang sedang mencari sampah ada kehancuran Yerusalem.
NABI RATAPAN
Kitab ini benar-benar bertahan dalam tradisi kenabian, karena berbicara mengenai kejatuhan Yerusalem di tahun 586 mengingta pesan para nabi. Pembuangan yang dinibuatkan oleh para nabi telah terjadi dan telah mendatangkan segala kedasyatan dan kehancuran yang telah dijanjikan. Kitab Ratapan bukanlah nubuat dalam arti kata yang tepat, tetapi kitab ini membenarkan para nabi dan pandangan mereka terhadap perjanjian Israel dan Yahweh serta penilaian mereka terhadap akibat pelanggarannya. Kehancuran Yerusalem dan Yehuda dalam pembuangan ke Babel merupakan pokok bahasan kitab ini.
NABI DANIEL
Nabi Daniel berasal dari kalangan bangsawan, pembunagn Yehezkiel ke Babel pada tahun 597 SM terjadi hampir satu dekade setelah Daniel dibuang ke Babel pada saat pemerintahan Nebukadnezar pada tahun 605 SM, sehingga Yehezkiel mengenal kemasyuran Daniel. Daniel bukanlah seorang imam, namun dia adalah seseorang yang sangat setia. Nasihat nabi Daniel kepada raja Nebukanedzar, lepaskanlah diri tuanku dari pada dosa dn lakukanlah keadilan dan tunjukkanlah belaskasihan terhadap semua orang sehingga tuanku akan bahagia (Dan. 4:27).
NABI HAGAI
Selain nabi Yehezkiel nabi Hagai adalah juga seorang nabi yang sangat semangat dalam membangun Bait Allah. Nabi Hagai tidak terdaftar diantara orang-orang pembuangan, dia dibesarkan di Palestina. Hagai adalah wakil yang baik dari kecenderungan kenabian terhadap bait Allah ketika perbuatan keji yang mereka kecam tidak ada.
NABI ZAKHARIA
Nabi Zakharia adalah seorang imam juga yang menggantikan ayahnya sebagai kepala keluarga imam (Neh. 12:16). Pelayanan Zakharia dimulai pada tuahun yang sama ketika Hagai bernubuat 520 SM, sebagian besar latar belakan Zakharia sama dengan nabi Hagai. Dari sekian banyak dalam PL disebu nama Zakharia, namun inilah ayat yang paling terkenal (II Taw. 24:20-22) hingga disebut oleh Tuhan Yesus dalam PB (Luk. 11:51).
NABI YOEL
Nabi yoel berasal dari Yehuda, dan dia tinggal di Yerusalem dan di Yehuda juga. Yoel bukanlah seorang imam dan juga bukan salah satu dari tua-tua Israel. Nubuatan nabi Yoel adalah tentang pencurahan Roh, ketika pria dan wanita bersama-sama bergabung dalam kelompok para nabi atau pelayanan Tuhan.
NABI MALEAKHI
Nabi Maleakhi dengan terus terang dan berapi-api berbicara tentanggunaan agama sama seperti pada saat nabi Yesaya, yang telah muncul pada saat terjadi kemorosotan sosial dan kemorosotan rohani, seperti Hosea yang menyampaikan amanat yang tegas tentang kasih Allah bagi Israel. maleakhi adalah nabi yang menyerukan akhir zaman dan hari itu telah tiba. Dia bernubuat di Yerusalem dekat Bait Allah dan dilingkungan imam. Pada umumnya kitab ini dianggap sebagai prosa, meskipun didlamnya terdapat kalimat yang berbentuk puitis.

Posting Komentar untuk "Pengantar Ringkas Kitab Nabi-Nabi Perjanjian Lama"