Maksud dan Tujuan Kehidupan yang Baru dalam Kristus
1. Hidup Baru Adalah Berjalan
Mengikuti Kristus: mengikuti keteladanan Kristus. Berpadanan dengan Kristus
(Yoh. 15). Mengikut Kristus adalah hidup dari kasih setia Tuhan Yesus Kristus
dalam ketaatan iman dalam kehidupan sehari-hari.
2. Kehidupan
Kristen Adalah Kehidupan Yang Berdasarkan Kebebasan Yang Diberikan Oleh
Kristus: artinya: bebas dari tangan Setan dan kuasanya, bebas adalah karunia
Kristus yang membebaskan dari perbudakan dosa, bebas dari tuntutan dan kutuk
Hukum Taurat dan menuju kepada kasih atau anugerah Kristus.
3. Hidup Baru Sebagai
Kepatuhan Baru: Kristus telah membebaskan manusia dari kutuk, maut dosa dan
setan. Hidup baru harus tunduk atau mengabdi sepenuhnya dibawah Kristus atau
tuntunan Roh Kudus artinya menjadi hamba kebenaran.
4. Hidup Baru Sebagai
Perjuangan Sebagai “Militia Christi”: dalam Perjanjian Baru, hidup
yang baru sering digambarkan sebagai perjuangan (melawan tabiat kefasikan
manusia, kuasa dunia, kekuasaan si jahat) atau gelanggang perlombaan dalam
perjuangan iman dan bersumber dari Dia, oleh sebab itu perjuangan yang dari
permulaan, pertengahan sampai akhirnya disebut “Militia Christi”.
5. Hidup Baru Sebagai Hidup
Kasih: dalam Alkitab ada tiga macam yaitu: “erao” atau “eros” artinya
kasih di dalam arti birahi, cinta, “philen” artinya kasih yang
memilih seseorang, manusia dengan manusia dan “agapan” atau “agape”artinya
kasih Tuhan yang tak terselami.
6. Hidup
Baru Adalah Kehidupan Pengharapan (Etika Dan Eskatologi): hidup di dalam iman,
pengharapan dan kasih. Setiap orang yang hidup dengan tuntunan Roh Kudus maka
dia akan di bawa oleh Tuhan dalam kemuliaanNya. Berbahagialah hamba yang di
dapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang (Ma.
24:46).
7. Tujuan Hidup Baru Adalah
Salah Satu Soal Pokok Didalam Etika: etika Kristen diarahkan pada “telos”
atau pada tujuan tertentu yaitu tujuan akhir dalam penggenapannya yaitu hidup
yang kekal yang dianugerahkan oleh Kristus. Dalam kebangkitan Kristus, manusia
yang percaya kepadaNya diberikan tujuan yangg kekal bersama Dia dalam
kemuliaanNya.
8. Bagaimanakah Pandangan
Agama Lain Dan Dunia Terhadap Tujuan Hidup Baru Dan Terhadap Hubungan Antara
Perbuataan Dan Kesusilaan Dan Tujuan Hidup?: dalam agama Yahudi: para rabi
mengajarkan bahwa “telos” kehidupan dalam dunia ini terletak pada
perbaikan pemerintahan Yahweh atas kerajaan duniawi dan Mesias duniawi sebagai
rajanya dan mereka harus memelihara Taurat untuk menerima upah dalam Firdaus.
Menurut Hindu: yaitu kenikmatan (kelamin dan harta benda), kesenangan. Menurtu
Buddha: pemusnahan semua perbuatan yang etis, tidak ada lagi perbedaan yang
baik dan buruk, kasih dan benci dan sebagainya. Menurut Islam: kehidupan di
Firdaus atau taman Eden yang penuh dengan susu dan madu, pohon pisang, pohon
buah-buahan dan ada bidadari disana.
9. Kerajaan Allah Sebagai
Tujuan Hidup: Yesus adalah Pemilik dan Raja dalam kerajaan yang kekal itu. Di
dalamnya manusia mengasihi Allah dan sesamanya dengan sempurna. Semua manusia
akan di sempurnakan ketika masuk kesana. Disitu segala sesuatu adalah
kebenaran, kebajikan, ketaatan, kekuatan dan kemuliaan.
10. Hubungan Antara Hidup Baru Dan Hal Menjadi Peserta Didalam
Kerajaan Allah: kerajaan Allah diberikan kepada mereka yang miskin dihadapan
Allah, orang berdosa dan meminta-minta anugerah Allah (Mat. 5:1-5). Orang yang
mau hidup dalam kemurahan Tuhan, dialah yang diundang dalam kesukaan yang kekal
itu. Kerajaan ini tidak diberikan bagi orang yang menuntut upahnya tetapi bagi
orang yang meresa dirinya tidak layak menerimanya, karena upah yang dituntut
hilang dan tidak ada gunanya.
11. Arti Ancaman, Hukuman Dan Pengadilan Didalam Hubungan Dengan Tujuan Hidup Baru: kasih Allah yang begitu besar bagi manusia berdosa, tapi jika pertolongan atau kasih itu mereka tolak maka itu adalah suatu peringan atau ancaman yang serius jika kasih itu ditolak (Yoh. 3:16). Dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru ancaman ini tetap diberitakan, seperti dalam Amos 4:12, Matius 3:10, 11:23, Kis. 2:40, I 1 Kor. 6:10, bahkan samapi wahyu 21:8. Barang siapa yang menolak anugerah ini dia akan hilang tujuan hidup yaitu kehodupan yang kekal.

Posting Komentar untuk "Maksud dan Tujuan Kehidupan yang Baru dalam Kristus"