Pengantar Studi Etika Kristen
Tentang Etika: dari bahasa Yunani “ethos” atau “ta ethika”. “ethos” artinya kebiasaan, adat. Kata “ethos” dan “ethikos” lebih berarti kesusilaan, perasaan batin, atau kecenderungan hati dengan mana seseorang melaksanakan sesuatu perbuatan. Dalam bahasa Latin “ethos” disebutkan dengan kata “mos”dan “moralitas” oleh sebab itu kata etika sering disamakan dengan moral. Dalam bahasa Indonesia kata etika sama dengan kesusilaan. “Sila” artinya: pertama: norma (kaidah), peraturan hidup, perintah. Kedua menyatakan pula keadaan batin terhadap peraturan hidup, hingga dapat berarti: sikap, keadaban, siasat batin, sopan santun. Kata “su” berarti baik, bagus.
Pengertian Etika Teologis: etika termasuk ilmu pengetahuan normatif yang memajukan masalah apa yang baik. Etika bukan ilmu pengetahuan deskriptif, yang hanya menerangkan dan menguraikan tindakan dan kelakuan manusia. Jika dilihat dari sudut pandang Alkitab yang baik adalah hanya yang dikehendaki oleh Allah, inilah pokok etika dalam teologi.
Kedudukan Etika di dalam Ilmu Teologi: dalam sejarah gereja, Tertulianus telah menulis surat tentang masalah-masalah dalam membuat patung berhala, orang Kristen menjadi pemain sandiwara. Augustinus juga menulis dusta dengan terpaksa, mengekang diri, dan para reformator (Luther, Calvin, Zwingli) juga menulis tentang kesusilaan.
Dapatkan Etika Teologi Dipelajari Sebagai Mata Pelajaran Khusus?: Bisa. Karena dalam mata pelajaran umum pasti memiliki etikanya masing-masing, akan tetapi harus taat dibawahh kehendak Allah, itu harus diukur dengan firman Tuhan supaya tidak lewat dari ketentuan yang telah ditetapkan. Mungkinkah Diusahakan Suatu Etika Teologis Yang Sistematis?: Dogmatika berusaha merangkum berita dari Alkitab supaya dapat dipahami untuk menumbuhkan iman. Etika berusaha menyatakan hukum-hukum Allah dan apa kehendak Tuhan dalam kehidupan manusia. Etika sistematis bertindak sebagai penunjuk jalan kedalam keseluruhan dan bagian-bagian Alkitab kepada manusia mengenai kehendak Allah.
Sumber Pengetahuan Tentang Etika Teologis: adalah Alkitab. Isi dari Alkitab adalah mengenai Kristus, karena Alkitab adalah firman Allah. Alkitab adalah satu-satunya sumber dalam etika secara mutlak, bertujuan untuk menjadi kenyataan hidup. Hubungan Antara Etika Kristen Teologis Dan Etika Agama-Agama Lainnya: di Indonesia ada banyak agama. Ini sangat berhubungan khususnya dalam sikap, hidup dan kelakuan.
Hubungan Antara Etika Teologis Dengan Etika Filsafi: di dunia Timur etika teologis lebih tua, tapi di dunia Barat etika filsafi lebih tua. Etika filsafi diberikan ketentuan-ketentuan oleh manusia dan secara formal. Tapi etika teologis ketentuannya adalah firman Allah. Etika teologis bertujuan untuk mendengarkan firman Tuhan untuk hidup yang kekal. Macam-macam etika filsafi (etika metafisika, individu, masyarakat dan nilai-nilai).
Hubungan Antara Etika Dan Ilmu Pengetahuan Lainnya: etika Kristen memiliki macam-macam ilmu pengetahuan, seperti: etnologi atau antropologi kultural dan sosiologi. Etika menyelidiki tentang perbuatan-manusia dan normanya. Etnologi menguraikan kelakuan manusia dalam masyarakat yang masih rendah tingkat pertumbuhannya. Sosiologi menyelidiki masyarakat yang lebih sulit susunannya, mengupas sebab-akiba dalam masyarakat. Pembagian Etika: etika khusus (khusus) adalah etika yang mebahas tentang etika atau karakter setiap pribadi seseorangdan etika umum (sosial-umum)adalah etika yang membahas tentang karakter setiap kelompok atau golongan masyarakat.

Posting Komentar untuk "Pengantar Studi Etika Kristen "