Dasar-Dasar Etika Kristen
Penyataan Allah, Bapa Yesus Kristus, Tentang Diri Pribadi: etika Kristen diawali dengan kepercayaan Allah yang Esa (Bapa, Anak-Yesus Kristus dan Roh Kudus). Dan mengakui bahwa hanya Alkitablah firman Tuhan tolak ukur yang mutlak. Pentingnya Antropologi (Pandangan Tentang Manusia) Bagi Etika: dalam belajar etika bukan hanya pengakuann kepada Allah tapi harus pengakuan kepada manusia karena Allah berfirman kepada manusia. Manusia adalah tujuan, kawan, anggota persekutuan Allah. Manusia sebagai yang bertanggungjawab kepada Allah. Hukum Allah menggerakan manusia untuk mengambil keputusan yang etis.
Apakah Yang Diberikatan Alkitab Tentang Manusia: manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kej. 1:27). Manusia mahkluk selama-lamanya, manusia mahkluk somatis-psikis (berjiwa-raga), manusia bertanggungjawab kepada Allah,, kehendak manusia tunduk kepada Allah. Beberapa Catatan Tentang Asal, Hakikat Dan Perkembangan Dosa: menurut agama Hindu, asal dosa adalah ketidak tahuan manusia. Agama Buddha: nafsu keinginan yang akan “menjadi-jadi”. Agama Parsi: sumber kejahatan adalah dewa yang baik maupun jahat. Menurut Alkitab inisiatif yang berbuat dosa adalah Iblis (manusia dibujuk atau digoda untuk berbuat dosa). Hakikat dosa: tidak kena sasaran, menyeleweng dari tujuan, kefasikan, jiwa pemberontakan.
Dosa Turunan Dan Tanggungjawab: dunia berada dibawah kuasa atau pengaruh dosa, jadi semua yang ada didalamnya terkontaminasi dengan dosa termasuk manusia. Rasul Paulus menjelaskan tentang manusia semuanya berdosa (Rm. 5:12-21). Upah dosa adalah maut, setiap orang yang tidak percaya pasti binasa karena dosanya. Masalah Kebebasan Kehendak: (liberum arbitrium), manusia menyalahgunakan kehendak bebas yang telah Tuhan berikan dalam kehidupan mereka. Nafsu yang otonomi ini pada hakikatnya bukanlah kemerdekaan tapi perbudakan (Yoh. 8:34). Semuanya manusia berkehendak untuk berbuat jahat dimata Tuhan.

Posting Komentar untuk "Dasar-Dasar Etika Kristen"