Pokok-Pokok Hukum Taurat dan Aplikasinya
1. Bagaimanakah Hubungan Antara Kedua Bagian Perintah Kasih Yang Dwitunggal Itu?: inti dari Injil adalah Allah adalah Kasih. Manusia tidak mengasihi Allah tetapi Allahlah yng mengasihi manusia. Hukum Taurat dapat disimpulkan “di dalam Hukum Taurat Allah menuntut kasih” karena kasih adalah kegenapan Hukum Taurat. Menurut Immanuel Kant kasih kepada Allah terdapat dalam kasih kepada manusia. Menurut Richard Rothe dan Walter Rauschenbusch bahwa kasih kepada Allah adalah pemenuhan kepada kewajiban. Menurut Emil Brunner bahwa hubungan kasih Allah dengan sesama adalah seperti sungan dengan mata air dan pohon dengan buahnya.
2. Kasih Kepada Allah: manusia mengasihi Alla karena Allah sudah terlebih dahulu mengasihi manusia. Dia menyerahkan AnakNya untuk menjadi pendamai bagi dosa manusia (1 Yoh. 4:9 dan 10). Hukum yang terutama tertulis dalam Injil, ialah “kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu, segenap akal budimu, seganap kekuatanmu dan segenap jiwamu”.
3. Kasih Kepada Sesama Manusia: Allah menuntut kasih kepada manusia untk mengasihi Dia dan manusia. Jika manusia mengashi Allah maka dia pasti mengasihi sesamanya. Perintah Yesus kepada pengikutNya untuk saling mengasihi (Yoh. 15:9-17). Juga rasul Paulus berkata “terimalah atau kasihilah yang satu dengan yang lainnya seperti Kristus menerima kita untuk kemuliaan Allah” (Rm. 15:7 dan Ef. 4:32).
4. Kasih Kepada Diri Sendiri: Yesus berkata bahwa kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Orang yang hidup dalam kekudusan dan yang sudah menerima kasih yang sejati dari Allah terlebih dahulu dia mengasihi dirinya sendiri baru orang lain.
5. Hubungan Antara Pokok Hukum Taurat Dan Penerapan Khusus Dalam Lapangan Hidup: kasih kepada Allah adalah kasih kepada manusia. Roda kehidupan terus berjalan dan kasih Allah terus di lakukan dalam seiap segi kehidupan supaya kasih Allah nyata bagi mereka yang telah yang telang mengalaminya.

Posting Komentar untuk "Pokok-Pokok Hukum Taurat dan Aplikasinya"