Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konsep Alkitab Tentang Gereja "Kehidupan Gereja Dalam Alkitab"

 

Konsep Gereja Perjanjian Lama:

1.      Jaman-jaman bapa leluhur, dimana umat Allah telah dinyatakan dalam bentuk :

a.       Keluarga yang membentuk jemaat religious

b.      Adanya orang-orang yang menyebut nama Tuhan

c.       Umat Allah diselamatkan dalam keluarga Nuh

d.      Perjanjian dengan Abraham melalui sunat yang merupakan tanda bahwa keturunan Abraham dipisahkan dari dunia untuk menjadi umat-Nya sendiri

2.      Jaman Musa yaitu umat Allah merupakan suatu bangsa pilihan Allah yaitu bangsa Israel dimana telah dibentuk suatu lembaga-lembaga sehingga ibadah dilakukan oleh bangsa Israel bukan hanya di rumah melainkan dalam bentuk tabernakel yang bersifat seremonial dan ritual dan berpusat dalam ruang maha kudus tempat Allah menyatakan diri-Nya dalam kemuliaan.

 

Realita dalam Perjanjian Baru:

1.    Gereja yang universal yaitu terdiri atas semua orang yang pada zaman ini, telah dilahirkan kembali oleh Roh Allah dan oleh Roh yang sama telah membaptis menjadi anggota Tubuh Kristus (I Kor. 12:13; I Pet. 1:3, 22-25).

2.    Gereja yang local dipakai untuk menunjuk kepada sekelompok orang2 percaya yang terkumpul di suatu tempat. Misal: Gereja di Yerusalem, Efesus, Korintus, Laodikia, Tesalonika, Yudea dll.

 

Pemahaman ttg Gereja yang bersifat universal dpt di lihat dlm gambaran2 yg dipakai yaitu:

1.    Gereja disebut sebagai bangunan Allah (I Kor. 3:9).  Kristus merupakan batu penjuru bangunan ini dan Roh-Nya tinggal di dalamnya. Orang2 yg sudah percaya kpd Kristus melaksanakan pelayanan sbgai imam dalam bait suci ini.

2.    Gereja disebut sebagai Tubuh Kristus (Rm 12:4; I Kor. 12:12-27), dalam hal ini Gereja dianggap sebagai sebuah organisme yang memiliki hubungan yang sangat penting dalam Kristus.

3.    Gereja juga disebut sebagai mempelai perempuan Kristus (II Kor. 11:2-3), dengan demikian Gereja berkedudukan sebagai pasangan Kristus yang mesti setia kepada-Nya dan siap-siap untuk upacara pernikahan.

4.    Gereja adalah pokok anggur dan carang-carangnya (Yoh. 15:1-8) dan kawanan domba yg digembalakannya (Yoh. 10:1-8)

 

Gereja Menurut Louis Berkhof:

1.    Sudut pandang pemilihan dmn Gereja merupakan persekutuan org2 pilihan (coetus eectorum) yg memiliki tujuan akhir kesempurnaan yg mencakup semua anggota tubuh Kristus.

2.    Dari sudut pandang panggilan yg efektif, Gereja didefinisikan sbg persatuan org2 pilihan yg dipanggil oleh Roh Kudus. Iman Gereja dpt terlihat dlm pengakuan dan perbuatan Gereja secara aktif.

3.    Sudut pandang baptisan dan pengakuan (proklamasi dari iman), Gereja disefinisikan sbg persekutuan dari org2 yg sudah mengadakan pengakuan iman yg benar dan dibaptiskan.

 

Perbedaan secara umum antara Katolik dgn Protestan:

Konsep

Katolik

Protestan

Bibliologi

1.  66 kitab + kitab Deutero-kanonika

2.  Org awam dilarang menafsirkan kitab suci selain Magisterium yt para ahli agama yg berpusat di Roma dan diikuti oleh seluruh umat Katolik di dunia

3.  Penganut paham “sola scriptura = hanya kitab suci” dan “sola gratia = hanya rahmat”

4.   Mengakui “tradisi suci” sebagai sumber kebenaran disamping kitab suci.

5. Memegang konsep ttg tiga pilar kebenaran yt kitab suci, magisterium dan tradisi suci

1.   66 kitab (39 PL – 27 PB)

2.   Setiap org berhak menafsirkan kitab suci sesuai dgn pemahamannya sendiri.

3.   Penganut paham “sola scriptura = hanya kitab suci”

4.   Satu2nya sumber kebenaran adl Kitab Suci

 

 

 

 

 

Otoritas

1.  Percaya bahwa Kristus memberikan otoritas kpd Rasul Petrus dan penerusnya yt para Paus yg memiliki otoritas tertinggi dlm gereja.

2.  Pemegang otoritas secara hirarki adl Paus (Basilica), Cardinal/uskup (Katedral) dan Romo/pastur (Paroki).

1.  Tidak memiliki hirarki pemuka agama

2.   Semua umat beriman mempunyai otoritas dan bertanggungjawab secara langsung kepada Kristus

 

 

Eskatologi

1.   Kristus mendirikan satu gereja yt gereja Katolik

1.   Gereja adalah satu kesatuan dlm Tubuh Kristus sekalipun banyak anggota tetapi satu tubuh.

Sakramen dan Liturgi

1.   Mengakui tujuh sakramen yt baptisan, krisma, ekaristi, imamat, pernikahan, pengakuan dosa dan pengurapan

1.  Hanya mengenal dua sakramen yt baptisan dan ekaristi

    Gereja di Yerusalem pada hari Pentakosta

1.      Segi oknum: gereja dibentuk oleh Roh Kudus (I Kor 12:13 ; Ef. 1:22)

2.      Segi waktu: gereja dibentuk pd hari Pentakosta (Kis. 1:5b) tahun +/- 29 M dgn bukti2 sbb :

a.       Tuhan kita berkata “Aku akan mendirikan jemaat-Ku” (Mat. 16:18)

b.      Gereja baru dpt memiliki kepala yg berfungsi setelah kebangkitan Kristus.

c.       Gereja baru sungguh2 dpt beroperasi dgn berfungsinya karunia2 rohani setelah kenaikan Kristus ke sorga (Ef. 4:7-12)

d.      Sifat rahasia dari satu tubuh belum dikenal dalam masa PL (Ef. 3:6)


Pokok Ajaran Kristus

1.      Kristus menyatakan diri-Nya sendiri sebagai Kristus, Anak Allah yang hidup yg bertujuan mendirikan gereja-Nya (Mat. 16:13-20)

2.      Merupakan keinginan Kristus untuk membangun umat baru

 

Penggambaran Gereja dalam Perjanjian Baru

1.      Kawanan domba Allah (Luk. 12:32 ; Mrk. 14:27 ; Yoh. 10:16)

2.      Pokok anggur dan carang2nya (Yoh 15)

3.      Mempelai wanita (Mrk 2:19) yang siap sedia menanti kedatangan mempelai pria yang hidup dalam kedewasaan serta hidup dalam kekudusan.

4.      Perjamuan Tuhan dan baptisan yg diperintahkan kpd murid2-Nya menandakan masa hidup-Nya di dunia akan selesai merupakan referensi akan kehadiran gereja (I Kor 11:23-26)

5.      Perintah prosedur disiplin (Mat 18:15-20), karena Allah itu adalah Allah yang disiplin dimana selain kasih Ia juga adil.

a.       Gereja sebagai suatu yg rahasia dalam komposisi (Rm 16:25; I Kor 2:7,10 ; Kol 1:26-27 ; Ef 3:5) artinya bahwa Yesus Kristus melalui salibnya gereja menuju kepada kesempurnaan pada kekekalan yang dinyatakan oleh Roh Kudus.

b.      Manusia baru adalah berkaitan dengan sifat rahasia ciptaan Allah dalam Gereja (Ef 2:15)

c.       Pondasi Gereja :

                         I.      Kristus (1 Kor. 3:11), Kristus adalah batu penjuru yg menjadi pokok bagi seluruh pondasi.

                      II.      Para Rasul dan Nabi sebagai unsur pondamen dalam struktur gereja, rumah Allah dibangun atas dasar para rasul dan nabi.

d.      Gereja dibangun atas seluruh karya kedatangan Kristus :

1.      Ditopang sebagai kehadirannya sebagai kepala

2.      Dialah pendirinya

3.      Gereja adalah milik-Nya

4.      Dia adalah dasarnya

e.       Penyebaran Gereja (Kisah Para Rasul 1:8a) ó

1.      Permulaan àPusat permulaan gereja adalah Yerusalem, Yerusalemlah tempat dimana Kristus mati, bangkit dan naik ke sorga. Dan ribuan orang percayapun ditambahkan dari Yerusalem.

2.      Peralihan àSelama masa peralihan gereja tersebar hamper seluruh Timur Tengah, pengabaran injil telah terdengar sampai tempat yang jauh seperti Yudea, Samaria, Damsyik, Feronesia, Siprus dan Antiokhia.

3.      Perluasan ke seluruh dunia, puncaknya terjadi melalui orang pilihan Allah yaitu para rasul (Kis. 9:15).

 

Tujuan Gereja

1.      Mengasihi Tuhan karena kejatuhan terdalam manusia adalah meninggalkan kasih mula-mula (Why 2:4)

2.      Memuliakan Allah (Ef. 1:5-6 ; 11, 12, 14)

3.      Menampilkan kasih karunia Allah (Ef. 2:7)

4.      Menginjili dunia (Mat. 28:19)

 

Hakekat Gereja

1.      Umat Allah

2.      Tubuh Kristus

3.      Bait Allah

4.      Imam Allah

5.      Mempelai Perempuan Kristus

 

Alasan Gereja sebagai sidang Allah yaitu

1.      Dipilih Allah

1.1.Gereja dipilih dalam Kristus (Ef. 1:4), Anggota Gereja adalah orang-orang pilihan Allah (Rm. 8:23) atau orang-orang yang dipilih (1 Pet. 1:2)

1.2.Dasar pemilihan adalah hikmat Allah dan kerelaan kehendak Allah (Ef. 1:5, 11)

1.3.Dasar pemilihan adalah sebelum dasar dunia diletakkan (Ef. 1:4)

1.4.Pada hakikatnya gereja adalah suci dipanggil untuk menjadi kudus (1 Kor. 1:2)

2.      Dijadikan anggota Kristus

2.1.Dipanggil ke dalam persekutuan dengan Anak-Nya (1 Kor. 1:9), kematian-Nya (Rm 6:6), kebangkitan-Nya (Ef. 2:5-6), penderitaan dan kemulian-Nya (Rm 8:7 ; Titus 2:12)

2.2.Kehidupan di dalam gereja adalah kehidupan bersama Kristus dan umat-Nya, inilah kehidupan dalam lingkup yang baru yang membawa hubungan baru dan tugas baru pada setiap sudut.

3.      Didiami oleh Roh Kudus

3.1.Kristus tinggal di dalam gereja melalui pendiaman Roh Kudus (Yoh 16:16-18)

3.2.Gereja adalah perkumpulan orang-orang yang disatukan bersama dalam kenyataan pendiaman Roh Kudus (1 Kor. 12:13)

 

Tanggungjawab gereja sebagai Sidang Allah

1.      Setia àpercaya (Ef. 1:1 ; Kol 1:2)

2.      Murid àsetia terhadap pemimpin (Ef 4:20-21)

3.      Saudara àkesamaan di hadapan Allah (1 Tim 6:2)

 

Gereja adalah Tubuh Kristus

1.      Gereja bergantung kepada Kristus yang adalah kepala atas Tubuh-Nya (Kol 1:18)

2.      Gereja adalah anggota tubuh :

2.1.Kesatuan

2.2.Keanekaragaman

2.3.Kebersamaan

3.      Gereja sebagai tubuh, hubungannya dengan kepala :

3.1.Bicara kepemimpinan

3.2.Bicara sumber hidup

3.3.Bicara makanan bagi kehidupan à diberi makan secara terus menerus oleh kepala

 

Skema bangunan Bait Allah

1.      Susunan bangunan Bait Allah

1.1.Fondasi

1.2.Batu penjuru

1.3.Batu-batu

2.      Konstruksi bangunan

2.1.Kesatuan dengan dasar

2.2.Batu-batu yang terpasang

2.3.Peningkatan bangunan

2.4.Bahan bangunan

 

Sifat Bangunan

1.      Seperti Bait Allah: Bait Allah yang kudus

2.      Tempat tinggal Allah: bahwa Allah tinggal di tempat ini

 

PEKERJAAN IMAM

PL

PB

Imam berdiri melayan Allah

Gereja berdiri sebagai imamat rajani (1 Pet 2:9)

Hanya imam yang dapat berdiri mewakili umat

Gereja (semua orang percaya) dapat bertemu Allah langsung (Ibrani 10:19-21)

Hanya imam besar saja yang boleh masuk ruang maha kudus

Gereja tidak perlu imam khusus

 

PERSYARATAN IMAM

PL

PB

Dipilih Allah lewat nabi-Nya

Dipilih Allah dalam Yesus Kristus (Ibrani 5:1)

Disucikan Allah :

a. Dalam upacara pentahbisan yang sacral (Kel 29:4)

b. Pemakaian Jubah (Kel 29:5-6 ; 28:40-41)

Disucikan Allah :

a.      Dalam kelahiran baru (Ibrani 10:22)

b.     Memakai Jubah Kristus

Diurapi minyak

a.            Dibaptis Roh Kudus (I Pet 1:2): Dalam kelahiran baru (Ibrani 10:22), Memakai jubah Kristus

b.     Diurapi Roh Kudus (I Yoh 2:20-27)

Mempersembahkan korban :

a. Korban persembahan bagi dosa yaitu korban bakaran

b.  Korban persembahan syukur

c. Korban persembahan darah domba (pemercikan)

Mempersembahkan diri untuk taat dan dipercik Darah Kristus (I Pet 1:2)

 

Gereja adalah Mempelai Perempuan Kristus

1.      Kasih mempelai laki-laki :

a.    Kasih yang tak terbatas

b.   Ungkapan kasih

2.      Tanggapan mempelai Perempuan à mengasihi Dia, taat dan tunduk dan mengungkapkan kemuliaan-Nya

3.      Kesatuan di masa yang akan datang àpada waktu Kristus menjemput untuk bersama Dia selamanya.

 

TUGAS DAN FUNGSI UMUM IMAM

PERJANJIAN LAMA

PERJANJIAN BARU

A.    PELAYANAN KORBAN

1.  Mempersembahkan korban untuk dosa umat

2.  Persembahan yang diperlukan :

a.   Kambing

b.  Domba

c.  Lembu dll

1.  Mempersembahkan diri sebagai korban yang hidup (Roma 12:1)

2.  Persembahan yang diperlukan :

a.    Persembahan rohani

b.   Persembahan yang hidup

c.    Persembahan pujian syukur

d. Persembahan jiwa-jiwa baru

B.     PELAYANAN KESAKSIAN

1.            Pengantara antara Allah dan umat atas kesaksiannya (Im. 10:11)

2.            Pengantara membawa umat ke hadapan Allah

1.  Bertanggungjawab untuk bersaksi

2.  Satu-satunya pengantara adalah Yesus Kristus, tugas kita adalah saling mendoakan :

a.     Doa untuk keperluan fisik (Kis. 12:5)

b.     Doa untuk pekabaran injil (Kis 13:3)

c.     Doa untuk kebutuhan rohani jemaat (Kis 14:23)

d.  Doa untuk orang yang tidak percaya, untuk Israel (Roma 10:1)

Posting Komentar untuk "Konsep Alkitab Tentang Gereja "Kehidupan Gereja Dalam Alkitab""