Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Konsep Fundamental Dalam Studi Perubahan Sosial

 

Perubahan sosial dapat dibayangkan sebagai perubahan yang terjadi di dalam atau mencakup sistem sosial. Lebih tepatnya terdapat perbedaan antara keadaan sistem tertentu  dalam jangka waktu berlainan. Perubahan sosial dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, tergantung sudut pandang pengamatan.Apakah dari sudut aspek fragmen atau dimensi sistem sosialnya.Ini disebabkan keadaan sistem sosial itu tidak sederhana, tidak hanya berdimensi tunggal tetapi muncul sebagai kombinasi atau gabungan hasil keadaan berbagai komponen seperti unsur-unsur pokok, hubungan antar unsur, berfungsinya unsur-unsur di dalam sistem, pemeliharaan batas, subsistem dan lingkungan. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam semua perubahan yang terjadi dalam kehidupan manusia adalah kesadaran mengenai perubahan itu sendiri di pihak orang yang terlibat, terutama kesadaran mengenai hasil yang ditimbulkan oleh proses sosial itu. Proses sosial terjadi di tiga tingkat realitas sosial yaitu:

1. Proses makro yang terkadi di tingkat paling luas yakni ditingkat masyarakat global, bangsa, kawasan dan kelompok etnik dengan rentan waktu yang sangat panjang.

2.  Proses mezo mencakup kelompok besar, komunitas, asosiasi, partai politik, dan birokrasi.

3. Proses mikro terjadi dalam kehidupan sehari-hari individu, dalam kelompok kecil seperti keluarga, sekolah, lingkungan tempat kerja dan pertemanan.

Perubahan sosial sebagai wujud bentuk-bentuk atau modifikasi dalam setiap aspek proses sosial, pola sosial dan bentuk-bentuk sosial. Hal inilah yang menjadi dasar perubahan yang biasanya membuat masyarakat merasa baru dan menimbulkan dampak kepada sosial masyarakat yang sedang mengalami perubahan.

Perkembangan Konsep Kemajuan

Dalam peradaban Barat selama hampir 3000 tahun, belum pernah ada pemikiran yang lebih penting daripada pemikiran tentang kemajuan.Konsep kemajuan dalam rumusan aslinya dimasukkan ke dalam model transformasi yang direncanakan, kedalam satu versi paham perkembangan.Konsep kemajuan hanya bermakna bila digabungkan dengan konsep transformasi. Dunia yakin terhadap kemajuan karena ia adalah satu-satunya peluang keyakinan di tengah-tengah keputusasaan. Akar pertama konsep kemajuan terdapat di zaman Yunani kuno yang membayangkan dunia dalam proses pertumbuhan, potensinya berkembang secara bertahap melalui tahap-tahap (epos) tertentu dan menghasilkan kemajuan serta keadaan yang semakin baik. Sumber kedua konsep kemajuan ini terdapat dalam tradisi keagamaan Yahudi.

Di antara berbagai jenis pandangan mengenai mekanisme kemajuan, terdapat tiga kesamaan. Kesamaan itu adalah kekuatan pendorong kemajuan, bentuk proses yang terjadi dan meneliti cara beroperasi sistem sosial yang dihasilkan kemajuan. Walaupun konsep kemajuan mengalami kehancuran sementara, cepat atau lambat akan berpengaruh kembali dalam imajinasi manusia. Agar mengalami kemajuan maka harus mengalami perubahan purposive, maka masyarakat menjadi agen syarat kemajuan.Agen hanya mungkin berpikir progresif jika ia memiliki dua syarat yaitu motivasi dan peluang. Kemajuan terakhir agen ditentukan dalam kenyataan bahwa agen itu tak hanya memicu kemajuan tetapi juga memajukan dirinya sendiri.Inilah hasil akumulatif historis dari perannya sendiri selaku agen kemajuan.

Posting Komentar untuk "Konsep Fundamental Dalam Studi Perubahan Sosial"